Blood for Life Indonesia

by

Blood for Life Indonesia (biasa disebut BFL) adalah sebuah komunitas sosial berupa mailing list yang sengaja didedikasikan kepada siapapun yang ingin menyumbangkan darahnya (donor darah). Melalui blog dan situs jejaring sosialnya, Blood for Life Indonesia berhasil menjaring ribuan member yang dikenal sangat peduli pada orang lain dengan membantu sesama yang membutuhkan uluran darah. Semua dilakukan secara cuma-cuma alias gratis.

Blood for Life Indonesia didirikan pada akhir bulan Maret 2009, beberapa saat sebelum Peristiwa Bencana Situ Gintung melanda Ibu Kota. BFL diprakarsai oleh sekumpulan anak negeri dengan Ibu Silly sebagai komandannya.

Sebagai gerakan yang murni bersifat sosial ‘non-profit movement’, Blood for Life mengundang siapa saja untuk bergabung, secara sukarela dan penuh kesadaran, serta bersedia untuk ‘dipanggil’ kapanpun ketika suatu saat ada orang lain membutuhkan sumbangan darahnya. Gerakan ini bersifat kemanusiaan, tidak mewakili organisasi atau institusi, bukan merupakan kepanjangan tangan partai manapun.

blood for lifeYang perlu dicatat, dan inilah bagian terpenting, tidak melibatkan biaya apapun! Ini murni gerakan hati. Sama sekali tidak melibatkan uang dari pihak konsumen yang menerima sumbangan darah. Sama halnya member Blood for Life, sama sekali tidak dikenai biaya apapun.

Cara Gabung di Blood for Life Indonesia

Jika Anda bersedia join, siapkan diri untuk sebuah pengabdian, kirim email kosong ke:

1. sillystupidlife@gmail.com, atau

2. blood-for-life@googlegroups.com

Segera setelah itu, Admin Blood for Life akan memproses anda sebagai member dari gerakan ini. Lebih disarankan jika anda menggunakan alamat email dari akun Gmail. Selengkapnya bisa langsung ke http://bloodforlife.wordpress.com.

Persyaratan Donor Darah di Blood for Life

  • Berat badan tidak kurang 45 kg
  • Usia antara 17 s.d 60 th. ( umur 17 th. boleh menjadi pendonor asal ada izin tertulis dari orangtua)
  • Hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram
  • Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 – 100 kali/mnt
  • Tekanan darah baik yaitu diastole = 70-100 mmHg, sistole = 110-160 mmHg
  • Temperatur tubuh: 36,6 – 37,5 derajat Celcius
  • Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak lima kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya tiga bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor.

 

Member Blood for Life Dilarang Mendonorkan Darah pada keadaan:

  • Mengidap HIV/AIDS menurut hasil pemeriksaan saat donor darah
  • Mempunyai resiko tinggi mendapatkan HIV/AIDS (pemakai jarum suntik tidak steril, berganti-ganti pasangan dalam berhubungan badan, dan morfinis)
  • Mempunyai kecenderungan penyakit darah atau perdarahan, misalnya kekurangan G6PD, polibetemiavera, dan thalasemia
  • Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk
  • Menderita epilepsi dan sering kejang
  • Menderita tuberkulosis secara klinis
  • Mengidap Sifilis
  • Alkoholisme kronis dan akut
  • Ketergantungan obat
  • Sedang menyusui
  • Sedang hamil dan dalam jangka waktu 6 bulan sesudah persalinan
  • Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah transplantasi kulit
  • Dalam jangka waktu 1 minggu sesudah gejala alergi menghilang
  • Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
  • Dalam jangka waktu 2 minggu sesudah vaksinasi virus hidup tetanus toxin, measles, dan parotitis epidemica
  • Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, kolera, tetanus dipteria, atau profilaksis
  • Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar
  • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah operasi kecil
  • Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah tato/tindik telinga
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah transfusi
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
  • Pernah menderita hepatitis B