Bekicot (Siput) Hukumnya Haram

==================================================================
Cara Mudah Menghasilkan Uang dari YouTube
Kerja di rumah saja. Dapat uang dari internet tanpa ribet, tanpa terjebak macet, tanpa kepanasan, tanpa kehujanan, tanpa mikir harga BBM naik.
KLIK Mendapatkan Uang dari YouTube
Bisnis Internet Paling Direkomendasikan Hari Ini
Waspada! Banyak bisnis investasi online penipuan. Pastikan Anda tidak nyasar ke tempat lain. Cek di CARA MENGHASILKAN UANG CEPAT DARI INTERNET
==================================================================

Bekicot (siput): haram atau halal? Itulah pertanyaan yang sering saya dengar. Jawaban saya atas pertanyaan itu selama ini adalah ‘HARAM’.  Dasarnya adalah apa yang telah saya pelajari di bangku MTs/SMP, yakni semua binatang yang menjijikkan haram dikonsumsi. Jujur, ini pendapat hati dan nurani saya sendiri berdasar atas pemahaman Islam saya. Karenanya, saya melarang diri dan keluarga saya untuk menkonsumsi bekicot (siput). Sementara, tetangga kiri-kanan saya tetap menikmati daging bekicot. Ini tidak menjijikkan, kata mereka. Di sinilah kemudian saya memilih bungkam soal hukum makan daging bekicot, kecuali jika ada yang bertanya barulah saya jelaskan pandangan pribadi dan suara hati saya tentang hewan yang masuk kategori hasyarot ini.

Akhirnya, beberapa hari lalu terdengar kabar menggembirakan dari sidang KF MUI di Jakarta bahwa bekicot (siput) haram untuk dikonsumsi.  Ketetapan haram itu diambil oleh KF (Komisi Fatwa) setelah dilakukan kajian mendalam dan menyeluruh, dan telaah pada pendapat (qaul) dari Jumhur Ulama (para ulama, mayoritas imam madzhab terkemuka).

Prof.Dr.H. Hasanuddin AF, MA., Ketua Komisi Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) menjelaskan 2 (dua) ketetapan penting tentang bekicot (siput).

Ketetapan Pertama, “Bekicot itu haram untuk dikonsumsi secara umum”.

bekicot haram

Bekicot (siput)Haram

Berdasarkan ketetapan (qaul) dari Jumhur Ulama, bahwa bekicot (siput) itu termasuk kelompok hasyarot, dan hasyarot itu jelas hukumnya yakni haram. “Kami di MUI mengambil pendapat ini. Walaupun memang ada sebagian kecil Ulama Salaf yang berpendapat lain,” tambahnya.

Maka kami mengingatkan umat agar memahami fatwa ini. Karena di sebagian masyarakat ada yang mengolah bekicot menjadi menu konsumsi, seperti sate bekicot. Termasuk juga menu Escargot, yang terkenal di Eropa. Haram bagi umat Islam untuk mengkonsumsinya. Demikian ditandaskan oleh Ketua KF MUI ini.

Memang, kini di Eropa, utamanya, bekicot sering digunakan sebagai bahan baku makanan yang disebut Escargot. Menu Escargot semula menggunakan bahan baku Helix pomatia (jenis siput yang dapat dimakan dari daratan Eropa). Karena Helix pomatia lama kelamaan sulit diperoleh, maka bekicot jenis Achatina fulica yang relatif lebih mudah dikembang-biakkan, menggantikannya sebagai bahan baku Escargot.

Memanfaatkan (Intifa’) Bekicot untuk Keperluan Lain

Ketetapan kedua, berkenaan dengan intifa’ (pemanfaatan) bekicot untuk penggunaan luar. Dalam Sidang KF MUI yang lalu itu juga ditetapkan, Intifa’ atau pemanfaatan bekicot untuk penggunaan di luar tubuh diperbolehkan. Seperti untuk kosmetika luar. Termasuk juga penggunaan untuk obat kalau memang betul-betul diperlukan berdasarkan hasil penelitian medis kedokteran. Dalam hal ini berlaku kaidah Haajiyat, yakni kebutuhan yang memang sangat diperlukan untuk pengobatan, selama belum ada alternatif bahan penggantinya.

Pemanfaatan itu seperti pada kulit bangkai. Pada dasarnya, bangkai itu haram dikonsumsi. Seperti bangkai kambing atau bangkai sapi. Tapi kalau disamak, kulitnya menjadi suci dan boleh dimanfaatkan, misalnya untuk alas kaki, sepatu dan peralatan lainnya. Jadi dari sini memang dapat dipahami, bahwa tidak semua yang haram itu bersifat najis. Demikian Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini menambahkan penjelasannya.

Namun hukumnya tetap, kulit dari bangkai yang telah disamak itu tidak boleh untuk dikonsumsi. “jadi, memang ada perbedaan fatwa tentang bekicot ini, dalam hal pemanfaatan dengan untuk dikonsumsi,” tandasnya.

Kesimpulan

Bekicot (siput): haram atau halal? Jawabnya ada 2;

  1. Haram dikonsumsi (dimasukkan ke dalam tubuh, dimakan dll)
  2. Jaiz (boleh) kalau sekedar untuk dimanfaatkan untuk keperluan luar nonkonsumsi

Kata Kunci Terkait :

hukum bekicot,hukum makan daging bekicot,hukum memakan daging bekicot,hukum daging bekicot,bekicot haram,Hasyarot,hukum makan bekicot menurut islam,hukum makan bekicot menurut mui,Daging bekicot halal atau haram,hukum makan bekicot dalam islam,hukum bekicot dalam islam,hukum bekicot menurut mui,bekicot halal atau haram
Bekicot (Siput) Hukumnya Haram was last modified: November 17th, 2013 by Mas TohaS
Advertisement

Gallery of Bekicot (Siput) Hukumnya Haram

bekicot haram

Close
TERIMA KASIH dari AsianBrainHippo.com
Mohon support Anda dengan cara KLIK salah satu tombol di bawah: