Tips Sebelum Membeli Mesin Pompa Air untuk Rumah

by

Harga mesin pompa air sangat variatif. Memilih tipe pompa air yang sesuai untuk keperluan yang dibutuhkan tidak harus mencari yang mahal. Tapi, juga jangan lantas mencari yang murah, apalagi pompa air murahan. Intinya, sesuaikan dengan keperluan.

Lalu, jenis mesin pompa air apa yang pas untuk kebutuhan di rumah Anda? Sebetulnya bukan sesuatu yang ribet, yang penting Anda harus mempunyai sedikit pengetahuan yang tepat mengenai sumber air di rumah Anda, kedalaman permukaan air, daya listrik dan biaya yang dialokasikan.

Tentukan Sumber Airnya

Langkah awal yang perlu dilakukan sebelum membeli pompa air adalah menentukan sumber airnya. Apakah berasal dari sumur bor/sumur pantek, sumur gali, atau penampungan air. Ini diperlukan untuk menentukan tipe pompa air yang sesuai, sehingga mendapatkan jenis pompa yang pas, efisien dan optimal.

Mesin pompa air yang digunakan untuk menghisap air dari sumur bor berbeda dengan pompa air untuk sumur gali dan mendistribusikan air dari bak penampungan. Untuk 2 (dua) fungsi terakhir (sumur gali dan bak penampungan air), biasanya cukup menggunakan pompa booster dengan daya listrik 60-200 watt. Di kalangan pedagang pompa, jenis pompa ini sering dinamakan sebagai pompa dorong, karenya fungsinya hanya mendorong air ke titik keluarnya air (keran) dengan cara meningkatkan tekanan (daya dorong) air.

Kedalaman Permukaan Air

mesin pompa air
Mesin pompa air

Lain halnya jika mesin pompa air digunakan untuk menghisap air dari dalam sumur bor/pantek. Untuk tujuan ini Anda harus menggunakan pompa hisap/sedot. Jenis pompa ini ada beberapa tipe: Pompa air sumur dangkal, semi jetpump, jetpump, dan submersible.

Untuk menentukan tipe yang tepat, Anda harus punya informasi yang akurat mengenai kedalaman permukaan air. Informasi ini juga akan ditanyakan oleh penjual mesin pompa air saat Anda akan membelinya.

Perlu diingat bahwa kedalaman permukaan air tidak sama dengan dalamnya sumur. Namun dapat dipastikan, kedalaman sumur selalu lebih dalam dibandingkan dalamnya permukaan air. Kedalaman permukaan air adalah jarah dari permukaan air hingga ke mesin pompa air secara vertikal.

Spesifikasi Mesin Pompa Air

Setelah kedalaman permukaan air diketahui, Anda dapat memilih tipe mesin pompa air yang sesuai. Cocokkan data kedalaman permukaan air dengan daya hisap, yang biasanya tertulis di badan pompa. Biasanya, jika kedalaman permukaan air kurang dari 9 meter sebaiknya menggunakan mesin pompa air untuk sumur dangkal, 9 – 11 meter pompa air tipe semi jetpump, pompa jetpump 11 – 20 meter, dan tipe submersible untuk permukaan air dengan kedalaman lebih dari 20 meter.

Sesuaikan Daya Listrik Mesin Pompa Air

Tahap selanjutnya adalah menentukan daya listrik yang sesuai. Masing-masing jenis mesin pompa air memiliki variasi daya listrik (watt). Perhatikan daya listrik yang terpasang di rumah Anda. Jangan sampai daya listrik untuk mesin pompa air justru menyedot sebagian besar pasokan listrik di rumah Anda sehingga dapat mengganggu kinerha peralatan elektronik yang lainnya.

Kata Kunci Terkait :

mesin pompa air,mesin air,pompa air untuk sumur bor,harga mesin pompa air,jenis pompa air,jenis mesin pompa air,pompa air sumur bor,mesin cuci,mesin pompa air untuk sumur bor,Jenis mesin air,mesin air untuk sumur bor,pompa dorong,mesin penyedot air,jenis pompa air dorong,desain rumah kayu,pompa air dua fungsi,harga pompa air rumah