Jasa Kirim Barang Cair – Pengalaman Buruk Menggunakan JNE, Tiki, POS

Panduan AdSense YouTube
Ingin tahu cara mendulang Dollar AdSense YouTube? Cek di PANDUAN ADSENSE YOUTUBE
=================================================

Jasa Kirim Barang Cair – Mana yang Aman dan Terbaik; JNE, Tiki, atau POS?. Ongkos kirim jasa pengiriman barang berupa paket cairan kini mengalami kenaikan hingga 2 (dua) kali lipat dari barang biasa. Pengalaman pahit mengirim barang cair saya alami ketika seorang pembeli pupuk cair dari Kalimantan melakukan order. Ini gara-gara kebijakan pihak bandara yang menolak mengangkut paket tersebut.

Awalnya, saya pergi ke kantor Pos. Belum apa-apa mereka sudah mendahului bertanya “pupuk cair ya?”. Saya langsung kecut, pertanda buruk nih. “Maaf, kami tidak melayani pengiriman barang berupa cairan”, kata petugas pos. Siap bos! kata saya dalam hati. Sebenarnya, ada tips dari teman-teman sesama pebisnis online dalam hal pengiriman cairan. Yakni membungkus paket dengan packing kardus berlipat-lipat dan ngaku ke petugas pos bahwa paket bukan barang cair. Hemmm… saya gak berani coba strategi ‘dosa’ ini.

Dari kantor Pos, saya meluncur ke agen jasa kirim barang JNE terdekat. Dan, Alhamdulillah… mereka menerima. Ditimbang jleb… jleb… bobot 6kg kena biaya 249 ribu (dari Madiun ke Kutai – Kalimantan). Beres? Ternyata belum. Sekitar 2 jam kemudian saya ditelpon petugas cabang bahwa kiriman ditolak dengan alasan terdeteksi sebagai barang cair. Untuk benda cair, pihak JNE mewajibkan harus dipacking kayu sesuai standard JNE dengan biaya 2 (dua) kali lipat. Wadouw…. saya mundur teratur.

Saya cari-cari info agen pengiriman yang melayani jasa kirim barang cair. Pilihan jatuh ke TIKI. Sebelumnya saya pastikan dulu ke petugas untuk bisa tidaknya mengirim benda cair. Setelah mereka menyatakan BISA, saya pun menggunakan jasa TIKI dengan biaya sedikit lebih mahal ketimbang JNE. Beres?

Setelah 2 (hari) berlalu, saya tracking online. Ternyata statusnya GAGAL KIRIM tanpa ada penjelasan. Barang plus ongkos kirim dibalikin tanpa ada solusi.

Jasa Pengiriman Barang, Mana Yang Terbaik; Pos, JNE atau TIKI?

Dalam hal pelayanan, JNE lebih profesional deh kayaknya dibanding TIKI. Ketika barang cair saya gagal kirim, JNE mau menelepon saya menginformasikan status pengiriman. Jasa pengiriman barang ini juga mempunyai solusi yaitu diharuskan packing kayu. Lebih dari itu, petugas JNE juga mau dan tak sungkan meminta maaf atas ketidaknyamanan layanan mereka.

Jasa Kirim Barang CairBerbeda dengan TIKI. Jasa pengiriman barang ini sama sekali tidak ngasih info setelah 2 (dua) hari jika tidak saya yang menelepon. Juga, tidak ada permintaan maaf dari agen tempat saya serah terima barang. Bagaimana dengan Kantor Pos.

Dalam hal jasa kirim barang cair, PT POS lebih tegas dan langsung to the poin. Sejak awal mereka sudah menyatakan tidak menerima pengiriman benda cair dan tidak ada solusi untuk itu.

Dari pada pusing, akhirnya terpaksa saya gunakan jasa pengiriman JNE. Kabar baiknya, mereka menyediakan sendiri packing kayunya. Saya tinggal bayar saja. Barang sampai di tempat tujuan kurang dari seminggu.

So, kalo dirangking berdasarkan kasus saya di atas, barangkali TIKI menduduki peringkat 1 sebagai terburuk dan gak jelas dalam pelayanan. Dan, khusus bagi Anda yang mencari jasa kirim barang cair, saya sarankan menggunakan layanan JNE. Terbukti bisa, meski dengan biaya selangit.

Yuk Bikin Bisnis Jasa Pengiriman Sendiri

Kedengarannya mengada-ada ya. “Emang punya modal berapa?” mungkin ada yang nyeletuk demikian. Coba simak ulasan berikut:

3 hari kemaren saya ngirim2 paket via jne menghabiskan anggaran hampir 2 jt 🙂

solusi bisnis pengiriman paket cairan

Jutaan rupiah tiap bulannya saya setor ke agen pengiriman; JNE, Indah Cargo, Pos…
Apa yang saya dapat?
Tidak lain dan tak bukan adalah ucapan “TERIMA KASIH PAK TOHA”

Setelah agak lumayan pinter, saya baru nyadar kenapa ga bikin ekspedisi pengiriman sendiri aja ya?

Pernah lihat outlet JNE sepi? Gak pernah kan.. Tau gak kalau omzet JNE mencapai 4 TRILYUN di tahun 2015?”

Tren maraknya belanja online atau e-commerce belakangan ini turut mendongkrak pertumbuhan industri logistik. Perusahaan logistik berperan mengirim barang dari toko online kepada end user atau konsumen, contoh yg paling jelas adalah JNE – Pos, Wahana,Indah cargo…..

Ya… pasar bisnis cargo pengiriman barang / logistik benar-benar menggiurkan. Pasar logistik Indonesia thn 2015 mengalami pertumbuhan pesat sampek tembus angka 2 triliun. Angka ini menyamai APBN negara kita th 2015.

Tapi apa daya… maksud hati ingin ikut berebut kue logistik yg menggiurkan itu namun modal cekak.

Kata Kunci Terkait :

j&t bisa kirim cairan,kirim cairan lewat pos,kirim madu lewat jne,kirim parfum,kirim parfum lewat pos,jasa pengiriman barang cair ke kalimantan,barang yang tidak boleh dikirim lewat tiki,cara kirim barang cair,pengiriman cairan lewat pos,mengirim madu,apakah JNE menerima pengiriman tinta,kirim barang cair via pos,pengiriman barang cair lewat pos,kirim parfum via jne,mengapa tidak boleh mengirim paket dalam bentuk parfum,kirim cairan via jne,kirim parfum lewat jne,mengirim barang berbentuk cairan,bisakah jne mengirim cairan,kirim parfum pakai tiki,ekspedisi melayani pengiriman benda cair,kirim paket ada cairan,kirim obat cair ke luar negeri,apakah JNE tidak menerima barang cairan,kenapa pos tidak bisa kirim cairan,boleh kirim parfum lewat jne,cara packing barang cair,apakah bisa kirim zat cair lewat,jasa pengiriman barang bentuk cairan,kirim madu lewat pos,Kirim benda cair ke india pakai jasa apa,apakah jne menerima paket pengiriman air?,cara packing caira jne
Jasa Kirim Barang Cair – Pengalaman Buruk Menggunakan JNE, Tiki, POS was last modified: July 24th, 2016 by Mas TohaS
Advertisement

Gallery of Jasa Kirim Barang Cair – Pengalaman Buruk Menggunakan JNE, Tiki, POS

Jasa Kirim Barang Cair